MPR: Olahraga Bisa Pererat Persatuan

Minggu, 25 Agustus 2019 | 11:26 WIB
Share Tweet Share

Maruf Cahyono dan Mahyudin

JAKARTA,SUARAPEMRED-MPR terus menggelorakan nilai-nilai kebangsaan demi menjaga keberagaman. Bahkan melalui olahraga jalan sehat mensosialisasikan Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika agar bisa merawat Indonesia.  “Bangsa ini semakin banyak tantangan kebangsaan yang dihadapi dan semoga bisa dilalui”, harap pria asal Kalimantan itu. “Melalui 4 Pilar kita jaga persatuan”, kata Wakil Ketua MPR Mahyudin saat membukan gerak jalan sehat Minggu, 25 Agustus 2019.

Ribuan masyarakat memadati halaman utama Komplek Gedung MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta. Mereka datang ke Komplek Parlemen sejak selepas subuh. Adapun rute yang ditempuh oleh peserta sekitar kawasan Senayan bahkan masuk dalam komplek olahraga Gelora Bung Karno (GBK). Kehadiran peserta jalan sehat ke komplek yang dijadikan arena Asian Games itu menambah semarak suasana di sana. Peserta berbaur dengan masyarakat yang saat itu berolahraga. “Mari olahraga kita jaga kerukunan”, tambah Mahyudin. 

Sebelum bendera start diangkat oleh Wakil Ketua MPR Mahyudin, disampaikan kepada mereka acara yang digelar pada pagi itu diadakan untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) MPR. “Saya berharap acara ini terus dilakukan secara rutin karena penyelenggaraannya semakin baik”, tutur Mahyudin.

Selepas memberi sambutan, Mahyudin mengangkat bendera start. Serta merta ribuan peserta menghambur mengiringi pimpinan MPR untuk menempuh rute yang telah ditentukan. 

Di saat yang sama, Ketua MPR Zulkifli Hasan, menuturkan acara jalan sehat yang digelar merupakan salah satu rangkaian dalam memperingati HUT MPR. Diungkapkan MPR sebagai lembaga negara diberi amanat oleh UU MD3 untuk melakukan Sosialisasi 4 Pilar. “Sosialisasi nilai-nilai kebangsaan untuk menjaga persatuan dan persaudaraan sebangsa setanah air”, ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, sosialisasi yang dilakukan oleh MPR dengan menggunakan berbagai metode. “Ada yang di kelas, kampus, juga acara yang ringan dan santai seperti gerak jalan”, paparnya. Meski dengan cara yang santai dan ringan namun nuansa pemberian pemahaman 4 Pilar tetap terjaga. “Kalau serius semua nanti dibilang indoktrinasi”, ungkapnya. 

Oleh karena itu MPR mengajak berbagai kalangan masyarakat untuk berolahrga. “Olahraga kan tidak mengenai Parpol dan latar belakang lainnya, semua sama”, tegasnya.

Sesjen MPR Ma’ruf Cahyono saat diwawancarai wartawan, menyebut acara yang digelar pagi itu untuk memperingati HUT MPR. “Acara ini diharap dapat menggalang kebersamaan”, ujarnya. 

Ia menyebut peserta mencapai 3000 orang lebih. Diharapkan acara yang ada dapat dimanfaatkan tidak sekadar untuk olahraga namun juga untuk merekatkan persatuan dan kesatuan bangsa.

Acara pagi itu menurut pria asal Banyumas, Jawa Tengah, bebarengan dengan kegiatan Pekan Konstitusi. “Jadi peserta jalan sehat juga terdiri dari peserta Pekan Konstitusi”, tuturnya. Jalan Sehat dan Pekan Konstitusi diinginkan untuk semakin memeriahkan HUT MPR. “Kita refleksikan perjalanan MPR selama ini”, paparnya. 

Jalan sehat yang ada diikuti sebagai besar dari kalangan generasi muda. Generasi ini diharap mampu berkontribusi pada bangsa dan negara. Dengan acara itu disebut akan menambah kesadaran terhadap pelaksanaan 4 Pilar.

Kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan pada Agustus 2019 menurut Ma’ruf Cahyono merupakan agenda MPR di tahun kelima. “Periode akhir massa keanggotaan periode 2014-2019”, ungkapnya. Oleh karena itu diinginkan kegiatan yang ada dapat memberi semangat agar periode ke depan akan lebih baik khususnya dalam wewenang dan tugas MPR.

Editor: Eko

Tag:

Berita Terkait

Komentar