Jumat Besok Polri Umumkan Penyebab Padamnya Listrik PLN

Kamis, 22 Agustus 2019 | 10:33 WIB
Share Tweet Share

Jumat Besok Polri Umumkan Penyebab Padamnya Listrik PLN

JAKARTA, SUARA PEMRED - Tim investigasi bentukan Polri yang mendalami perkara pemadaman listrik alias blackout di sebagian Pulau Jawa dan Bali, hasilnya akan diumumkan pada Jumat (23/8/2019) besok.

"Untuk blackout, insya Allah hasil komunikasi saya dengan kepala tim investigasi, kami rencanakan Jumat besok," demikian Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo, Rabu (21/8/2019) malam.

Karena itu dia belum bersedia mengungkapkan secara rinci titik terang investigasi tersebut. Dedi meminta publik bersabar karena informasi tersebut akan disampaikan Jumat besok.

Menurut Dedi, proses investigasi memakan waktu yang lama karena banyaknya lokasi yang harus didalami. Seperti diketahui, tim melakukan penelitian terhadap 225 pembangkit di sepanjang jalur tower transmisi di Gunung Pati, Semarang, Jawa Tengah hingga Jakarta.

Sejumlah tower listrik itu dianggap polisi sebagai tempat kejadian perkara peristiwa blackout. "Memang untuk proses investigasi yang dilakukan cukup panjang, dari mulai Ungaran, Pemalang, kemudian Gandul, Suralaya, Muara Karang, kemudian ke PLN-nya sendiri, itu masih didalami," ujarnya.

Sebelumnya, tim investigasi berencana mengumumkan hasil investigasi ke publik, Jumat (16/8/2019) lalu. Namun, karena tim masih melakukan investigasi, maka pengumuman melalui konferensi pers ditunda.

"Saya sudah tanya Pak Fadil (Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Brigjen (Pol) Fadil Imran). Pak Fadil bilang masih belum selesai. jadi kita enggak bisa buru-buru juga," ujar Dedi, Jumat (16/8/2019).

Tim itu sendiri diberikan waktu dua pekan untuk mengetahui penyebab utama padamnya listrik. Tim terdiri dari Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Laboratorium Forensik (Labfor), Inafis, dan sejumlah saksi ahli dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, ESDM, Institut Pertanian Bogor (IPB) dan seorang pakar kelistrikan bernama Rizal. Selain itu, tim akan terus berkoordinasi dengan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang juga melakukan asesmen internal.

Editor: Munif


Berita Terkait

Komentar