Jangka Panjang, Ekonom: Omnibus Law Ciptaker Bawa Perubahan Dunia Usaha

Senin, 12 Oktober 2020 | 18:04 WIB
Share Tweet Share

Rosdiana Sijabat (FIABIKOM Unika Atmajaya)

JAKARTA, SUARAPEMRED--Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker) diyakini tidak terlalu signifikan membawa perubahan untuk mendatangkan investasi asing (capital inflows) dalam jangka pendek. Hal ini, karena kondisi pandemi yang masih berlangsung dan banyak negara sedang berupaya membuat kebijakan investasi yang menarik atau investor-friendly policies. "Namun jangka panjang, terutama paska pandemi, UU Ciptaker akan membawa perubahan pada dunia usaha Indonesia," kata Ekonom Unika Atma Jaya Jakarta, Rosdiana Sijabat, PhD di Jakarta, Senin (12/10/2020).

Lebih jauh Alumus FEB UGM ini menjelaskan bahwa UU Ciptaker tersebut memberi harapan untuk menciptakan sektor formal dan birokrasi ketenagaankerjaan menjadi lebih menarik dan kompetitif. "UU ini akan menciptakan ease of doing business di Indonesia," ujarnya.

Selama ini, kata Rosdiana lagi, kebijakan investasi Indonesia masih terkesan kurang ramah investor dan pasar tenaga kerja yang kurang fleksibel karena berbagai regulasi. "UU Ciptaker diharapkan juga dapat mendorong sektor manufaktur berorientasi ekspor untuk berkembang lebih cepat, karena bagi investor asing, destinasi investasi dengan yang memiliki strategi ekonomi berorientasi ekspor itu menarik dan penting," terangnya.

Menurut Rosdiana, sektor manufaktur seharusnya masih menjadi sektor yang masih membutuhkan investasi tinggi. Karena kontribusi sektor ini memiliki tren yang meningkat. "Bahkan kapasitas produksi nasional masih dapat dioptimalkan dari sektor manufaktor ini." 

Selain itu, lanjutnya, Indonesia membutuh investasi besar dalam membangun ekosistem digital business. Oleh karena itu, sektor yang berkaitan dengan e-commerce masih sangat feasible dan profitable sebagai tujuan investasi. ***

Editor: Eko

Tag:

Berita Terkait

Komentar