Paksakan Pemilihan Calon Anggota BPK, Mekeng Dicopot?

Jumat, 20 September 2019 | 15:11 WIB
Share Tweet Share

Melchias Mekeng

JAKARTA, SUARAPEMRED-Rapat pleno Komisi XI DPR yang membahas pemilihan calon anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) semalam berlangsung alot dan panas. Debat panjang itu akhirnya batal melaksanakan pemilihan calon anggota BPK. Dampak dari pembahasan panjang dan sengit itu ternyata cukup mengejutkan, yakni Melchias Markus Mekeng dicopot dari jabatan Ketua Komisi XI DPR. Sementara itu Ketua Fraksi Partai Golkar, Adies Kadir yang dikonfirmasi soal pencopotan Mekeng melalui pesan Whattapps tidak memberikan respon sejak semalam, Jumat (20/9/2019). Misbakhun mengaku dirinya sudah menerima tembusan surat rotasi tersebut. "Rotasi itu mendadak dan bersifat sementara menjelang pemilihan anggota BPK di Komsi XI DPR. Saya kira ini kepentingan politik jelang Munas Golkar," ujarnya seraya membenarkan adanya rotasi tersebut pada wartawan di Jakarta, Jumat (20/9/2019). Lebih jauh Misbakhun menduga rotasi mendadak oleh pimpinan Fraksi Partai Golkar DPR terhadap sejumlah anggotanya di Komisi XI DPR karena kekhawatiran Airlangga Hartarto. Ditempat terpisah, anggota Komisi XI DPR F-PAN Ahmad Najib Qudratull yang dikonfirmasi soal pencopotan Melchias Mekeng sebagai Ketua Komisi XI mengaku tak nyaman mengomentari kebijakan fraksi lain. "Saya tidak etis menilai fraksi lain. Tapi memang ada surat yang masuk dari Fraksi Partai Golkar," katanya kepada wartawan di Jakarta, Jumat (20/9/2019. Pihaknya, lanjut Ketua DPW PAN Jawa Barat, tak mau mencampuri persoalan internal Partai Beringin. "Biarlah itu kebijakan fraksi masing-masing. Kita menghormati kebijakan Fraksi Partai Golkar," paparnya. Berdasarkan surat Fraksi Partai Golkar yang ditandatangi Ketua Fraksi Adies Kadir, bernomor SJ.00.2641/FPG/DPRRI/IX/2019 itu, terungkap sebanyak 7 anggota Komisi XI dari Partai Golkar diganti. “Sehubungan dengan hal tersebut, perlu diadakan pergantian sementara keanggotaan komisi dari FPG dalam acara tersebut. Menunjuk undangan Komisi XI Nomor PW/15702/DPRRI/IX/2019 tanggal 15 September 2019 perihal undangan rapat internal dengan Acara Calon Anggota BPK," demikian tertulis dalam surat tersebut. Dari surat tersebut, posisi Melchias Markus Mekeng dilempar ke Komisi V DPR, begitupun dengan Andi Ahmad Dara. Sementara anggota Komisi XI Muhammad Nur Purnomosidi dialihkan ke Komisi VII, Muhammad Sarmuji ke Komisi I, Ahmadi Noor Supit dan Mukhamad Misbakhun dialihkan ke Komisi III, serta Agun Gunanjar Sudarsa ke Komisi IX. Keputusan ini berlaku sejak 19 September 2019. Sedangkan pengganti ke tujuh anggota Komisi XI itu meliputi Muhidin Muhammad Said dari Komisi V, Maman Abdurrahman dari Komisi VII, Bobby Adhityo Rizaldi dari Komisi I, Saiful Bahri Ruray dari Komisi III, Saniatul Lativa dari Komisi V, Joh Kenedy Aziz dari Komisi III, dan Andi Fauziah dari Komisi IX. Pada surat tersebut tidak dijelaskan secara gamblang latar belakang perpindahan anggota komisi. Hingga sejauh ini, belum ada komentar dari Fraksi Partai Golkar terhadap kabar ini. ***

Editor: Eko

Tag:

Berita Terkait

Komentar